Apr 23, 2007

Epilog nur hati

Nur cahaya menyimbah hati-hati,
meniti hari cerah semerbak mentari dhuha’,
mengharungi cabaran dugaan dalaman nafsi,
Penuh nikmat jua rona bara..

Duhai manusia,
lupakah engkau an-naba’ yg kian mendesir hiba,
Mana mungkin si alpa merosak logik akal,
larut hanyut dirimu dalam tipu pancaroba dunia,
hidayah menyapa kerna peluh cekal…


Duhai manusia,
dengarkanlah jeritan jiwaku
rontaan sinis hati kuterlihat dirimu
saat gelak tawamu menghias temanmu,
dan kau mencari erti hidup di tengah keliru,

Duhai manusia
Tinggal cukup fatamorgana angan-angan,
Biar berlalu semua fantasi bohong dusta,
Getaran an-naba’ seolah berdesir nyaring di tenggorokan,
Dan mati itu jalannya..tidak mungkin ia tereka..


"Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan." QS: Al Jumu’ah : 8

No comments:

Post a Comment